Double Winner!!! SFC
Satu kata untuk Sriwijaya FC….”Luar Biasa” itu lah ungkapan yang cocok pada saat ini diberikan kepada Sriwijaya FC, dimana sat ini merupakan satu-satunya klu yang bisa menyandingkan 2 gelar dalam satu musim kompetisi, yaitu gelar Copa Indonesia dan Liga Indonesia. Kayaknya baru beberapa minggu lalu masyarakat Palembang merayakan kemenangan dari Copa Indonesia, sekarang dah bersiap lagi untuk merayakan kemenangan di Liga Indonesia, sebagai tim yang baru saja dibentuk pada tahun 2005, merupakan prestasi yang luar biasa hanya dalam waktu 3 tahun sudah bisa merebut gelar liga dan copa, dengan bimbingan pelatih Rahmad Darmawan yang pernah membawa Persipura juara Liga 2005 Sriwijaya FC terbentujk sebagai salah satu klub elit diwilayah Sumatra. Dengan bertaburnya bintang bintang lokal dan luar seperti Isnan Ali, Christian Warobay, Charis Yulianto, Ferry Rotinsulu, Wijay, Zah Rahan, Christian Lenglolo, Keith Kayamba Gumbs, Obiora, Carlos Renato Elias. Keseriusan Pemerintah Sumatra selatan untuk membangun suatu tim sepakbola yang hebat tidak menjadi sia-sia dengan dipersembahkan 2 gelar sekaligus. Pembina serta pendukung tim pada saat ini bisa tersenyum lebar melihat prestasi luar biasa dari Sriwijaya FC.
Pada final Copa dimana Sriwijaya yang berhadapan dengan Persipura mampu meredam perlawanan tim dari Papua tersebut dengan adu pinalti, dimana pada saat itu persipura lebih diunggulkan oleh banyak pengamat, tapi karena disiplin pemain belakang dan kepiawaian kiper nomor dua timnas Ferry, maka Sriwijaya mampu merebut gelar Copa.
Pada Final liga Indonesia yang membuat rekord, dimana satu-satunya final yang tidak boleh dihadiri para pendukung, dan mendadak dipindahkan dari stadion Senayan Jakarta ke Jalak Harupat Bandung, Sriwijaya berhadapan dengan PSMS Medan sehingga menjadi All Sumatra Final. Pada pertandingan tersebut memang Sriwijaya banyak kehilangan pemain utama seperti Lenglolo dan Warobay sehingga permainan Sriwijaya seperti agak melambat, Sriwijaya FC pun sempat unggul 1-0 walaupun pada babak kedua sempat disamakan menjadi 1-1, namun diperpanjangan waktu 2×15 Sriwijaya mampu menunjukkan kelasnya sebagi tim yang patut dijagokan sebagi juara. Melalui go Gumbs dan Zah Rahan Sriwijaya unggul 3-1 dan memastikan gelar liga Indonesia 2007 terbang ke kota Palembang.
Pada saat ini mungkin official pemain dan pendukung boleh tertawa, tapi kita harus ingat ini buka akhir dari segala-galanya. Ini baru awal dan harsu terus dipertahankan dan ditingkatkan….Hidup Sriwijaya FC

OK DEH….